Dan ujilah1 anak-anak yatim itu sampai mereka cukup umur untuk menikah. Kemudian jika menurut pendapatmu mereka telah cerdas (pandai memelihara harta], maka serahkanlah kepada mereka hartanya. Dan janganlah kamu memakannya (harta anak yatim] melebihi batas kepatutan dan (janganlah kamu] tergesa-gesa (membelanjakannya] sebelum mereka dewasa. Barang siapa (di antara pemelihara itu] mampu, maka hendaklah dia menahan diri (dari memakan harta anak yatim itu] dan barang siapa miskin, maka bolehlah dia makan harta itu menurut cara yang patut. Kemudian, apabila kamu menyerahkan harta itu kepada mereka, maka hendaklah kamu adakan saksi-saksi. Dan cukuplah Allah sebagai pengawas